Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peringatan Hari Anak Nasional 2024: LPSK Fokus pada Perlindungan Anak

Pada tanggal 27 Juli 2024, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merayakan Hari Anak Nasional dengan tema "Keadilan untuk Semua". Tema ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak di Indonesia. Hal ini dicetuskan karena semakin banyak kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan.

Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA), pada tahun 2023 terdapat 24.158 kasus kekerasan terhadap anak. Dari angka tersebut, 10.932 kasus berhubungan dengan kekerasan seksual. Sayangnya, LPSK juga menerima hanya 767 permohonan perlindungan dari korban kekerasan seksual. Ini menunjukkan bahwa masih banyak anak yang belum mendapatkan perlindungan yang seharusnya mereka terima.

Perlindungan terhadap anak merupakan fokus utama LPSK. Dalam amanat undang-undang, jelas dinyatakan bahwa salah satu tindak pidana yang harus menjadi prioritas perlindungan adalah kekerasan seksual terhadap anak. Oleh karena itu, LPSK menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlindungan anak.

Selama perayaan Hari Anak Nasional ini, LPSK melaksanakan serangkaian acara, seperti kampanye di media sosial mengenai perlindungan anak dan podcast yang melibatkan Wakil Ketua KPAI. Diskusi dalam podcast tersebut membahas dampak kekerasan pada anak, serta potensi “stunting” atau keterlambatan perkembangan emosional akibat kekerasan.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2024 berlangsung dengan lomba mewarnai yang diadakan di pelataran kantor LPSK. Lomba ini diikuti oleh 100 anak dari kelas 1 hingga 3 sekolah dasar di Jakarta Timur. Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli dan cinta di antara anak-anak sejak usia dini.

Tidak hanya anak-anak, LPSK juga mengadakan kegiatan “Parenting Clinic: Tantangan menjadi Orangtua di Era 4.0”. Acara ini diikuti oleh orangtua siswa yang berpartisipasi dalam lomba mewarnai. Parenting Clinic berfungsi sebagai ruang diskusi untuk orang tua dalam menghadapi tantangan baru di era teknologi saat ini.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, LPSK berharap bahwa masyarakat dapat lebih berperan aktif dalam melindungi anak-anak dan menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang.