Olimpiade Paris 2024 akan mencatat sejarah dengan kehadiran tim pengungsi terbesar yang pernah ada. Tim yang dikenal dengan nama Équipe Olympique des Réfugiés (EOR) ini terdiri dari 37 atlet yang berasal dari 11 negara yang berbeda. Mereka akan berpartisipasi dalam 12 cabang olahraga yang berbeda.
Tim EOR adalah representasi dari lebih dari 100 juta orang yang terpaksa mengungsi dari negara asal mereka. Masing-masing atlet yang tergabung dalam tim ini telah memiliki status pengungsi yang diverifikasi oleh UNHCR, lembaga PBB yang menangani masalah pengungsi. Menurut UNHCR, pengungsi adalah seseorang yang tidak dapat atau tidak mau kembali ke negara asalnya karena adanya ketakutan yang beralasan untuk dianiaya karena ras, agama, kebangsaan, keanggotaan dalam kelompok sosial tertentu, atau pendapat politik.
Untuk pertama kalinya, tim EOR akan bertanding dengan lambang mereka sendiri, yaitu sebuah hati yang dikelilingi oleh panah berwarna-warni. Lambang ini melambangkan rasa memiliki bagi semua orang yang berbagi pengalaman pengungsian.
Di Paris, anggota tim EOR akan bersaing dalam berbagai cabang olahraga, termasuk atletik, bulu tangkis, tinju, breaking, kano, bersepeda, judo, tembak sport, renang, taekwondo, angkat besi, dan gulat. Mereka mendapatkan dukungan dari Olympic Refuge Foundation, yang mengorganisir program olahraga untuk komunitas pengungsi di seluruh dunia. Sejak berdirinya pada tahun 2017, yayasan ini telah memberikan akses pada olahraga yang aman untuk hampir 400.000 orang dan melatih 1.600 pelatih.
Kehadiran tim EOR di Olimpiade ini diharapkan bisa memberikan dukungan dan harapan bagi jutaan pengungsi di seluruh dunia, dan menunjukkan bahwa olahraga adalah alat yang kuat untuk persatuan dan pemulihan.
Olimpiade Paris 2024 tim pengungsi Équipe Olympique des Réfugiés
