Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Apel Pagi ASN Pemerintah Kota Batu: Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kota Batu mengadakan apel pagi yang dipimpin oleh Pj Wali Kota, Aries Agung Paewai. Dalam kesempatan tersebut, Aries menekankan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajarannya untuk lebih memperhatikan pelaksanaan dan realisasi belanja program kegiatan di masing-masing OPD. Ini penting karena, realisasi anggaran Kota Batu hingga triwulan ketiga masih jauh dari target yang ditentukan.

Berdasarkan data dari Badan Keuangan dan Aset Daerah, hingga 30 September 2024, realisasi belanja pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu hanya mencapai 47,6% dari total target belanja sebesar Rp 1,295 triliun. Ini artinya, dari total anggaran tersebut, baru sekitar Rp 616,646 miliar yang diserap oleh berbagai program kegiatan pemerintah.

Aries Agung menegaskan, “Realisasi belanja merupakan wujud kinerja setiap OPD. APBD memiliki fungsi distribusi, yang berarti bahwa penggunaannya seharusnya dapat memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat.” Meskipun triwulan keempat tahun anggaran 2024 segera dimulai, pencapaian realisasi program kegiatan hingga akhir September dianggap masih kurang.

Untuk itu, ia mendorong setiap Kepala OPD untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja APBD mereka. “Saya berharap Kepala OPD untuk memantau kinerja jajarannya, untuk mengevaluasi apakah rendahnya realisasi anggaran OPD disebabkan oleh pelaksanaan yang terhambat atau masih dalam proses,” ujar Aries. Hasil dari evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Selain itu, Pj Wali Kota juga menyampaikan informasi mengenai capaian realisasi pendapatan daerah Kota Batu pada triwulan ketiga. Realisasi pendapatan daerah mencapai 64,61%, yaitu Rp 713,953 miliar dari target Rp 1,105 triliun. Secara spesifik, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menunjukkan perkembangan yang positif dengan capaian sebesar 65,07%, yaitu Rp 222,283 miliar dari target Rp 281,260 miliar.

Diharapkan, dengan adanya fokus yang lebih besar pada realisasi belanja dan pendapatan daerah, kesejahteraan masyarakat Kota Batu dapat terjamin dan ditingkatkan melalui berbagai program pemerintah yang berjalan efektif dan efisien.