Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Sosialisasi Pilkada 2024 di Kota Blitar untuk Generasi Muda

Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Blitar, bersama dengan KPU Kota Blitar, telah melaksanakan sosialisasi mengenai tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kegiatan ini berlangsung di Ruang ISC, Diskominfotik Kota Blitar pada hari Kamis, 26 September 2023. Target peserta sosialisasi ini adalah pelajar, mahasiswa, dan anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Sumber Daya Manusia, menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk mendorong partisipasi masyarakat, terutama dari kalangan generasi muda. Saat ini, data menunjukkan bahwa jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2024 di Kota Blitar didominasi oleh generasi Z. Ini adalah generasi yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, yang biasanya dikenal sebagai generasi digital.

“Pemilih pemuda perlu mengenali calon Kepala Daerah, sehingga mereka bisa menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani,” ungkapnya. “Hal ini penting agar mereka tidak terpengaruh oleh paksaan atau praktik money politics.” Dengan program seperti ini, diharapkan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 akan meningkat dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Menurut data yang disampaikan, jumlah pemilih di Kota Blitar dalam DPT untuk Pilkada 2024 mencapai 120.181 orang, terdiri dari 61.321 pemilih perempuan dan 58.860 pemilih laki-laki. Ini menunjukkan peran dan tanggung jawab penting yang diemban pemilih muda dalam menentukan arah masa depan daerah mereka.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membekali pelajar dan mahasiswa dengan pengetahuan yang cukup untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu yang akan datang. Edukasi pemilih merupakan langkah penting dalam menjamin pelaksanaan pemilu yang demokratis dan bersih.