Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Gerakan Tanam Padi di Tulungagung: Meningkatkan Produksi Pertanian

Kamis, 26 September 2024, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengadakan acara Gerakan Tanam Padi di Desa Kiping, Kecamatan Gondang. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting.

Dalam acara ini, hadir Pj. Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT, beserta jajaran Forkopimda Tulungagung dan perwakilan dari Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Selain itu, terdapat juga perwakilan dari Jajaran Pusat Standarisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan serta stakeholder terkait lainnya.

Di dalam sambutannya, Dr. Heru Suseno menyatakan bahwa Kabupaten Tulungagung memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Luas lahan pertanian di wilayah ini mencapai sekitar 27.007 hektar. "Sebagian besar adalah daerah pegunungan dan dataran yang subur dengan curah hujan yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk usaha budidaya pertanian," kata Bupati.

Pj. Bupati juga memaparkan data terkait produksi padi di tahun 2023. Produksi padi di Tulungagung mencapai 285.439,49 ton GKP, dan menghasilkan beras sebanyak 156.991,72 ton dari areal tanam seluas 41.585 hektar. Dengan konsumsi beras per tahun sekitar 90.623 ton, Kabupaten Tulungagung masih mampu surplus beras sebesar 66.368,72 ton. Ini menjadikan Tulungagung sebagai salah satu daerah penyangga stok pangan di Jawa Timur.

Gerakan Tanam Padi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di kawasan tersebut. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.