Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Lomba PBB Piala Panglima TNI: Puluhan Pelajar Beradu Ketangkasan di Pasuruan

Puluhan siswa-siswi dari berbagai sekolah menengah pertama (SLTP/MTS) dan sekolah menengah atas (SLTA/SMK/MA) di kawasan Pasuruan Raya bersatu dalam Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) Piala Panglima TNI. Lomba ini dilaksanakan pada hari Kamis, 26 September 2024, dan diselenggarakan oleh Komando Distrik Militer (KODIM) 0819 Pasuruan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh Noor Iskak. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa lomba ini diikuti oleh 48 tim, terdiri dari 26 tim SLTP dan 22 tim SLTA/SMK/MA. Peserta dibagi menjadi dua lokasi: siswa SLTP bertanding di Halaman Depan Kodim 0819 Pasuruan, sementara peserta SLTA/SMK/MA berkompetisi di Halaman Belakang.

"Tujuan diadakannya Lomba PBB adalah untuk menumbuhkan semangat patriotisme di kalangan generasi muda. Hal ini dimulai dengan pelajar SMP hingga SMA sederajat," ucap Noor Iskak. Ia menambahkan bahwa setiap gerakan dalam PBB memiliki makna yang dalam, termasuk penghormatan kepada Bendera Negara.

Dandim Noor Iskak juga menegaskan bahwa Lomba PBB merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) yang ke-76. Ia berharap perlombaan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk membentuk disiplin, kekompakan, dan semangat kebersamaan di antara para peserta.

"Semangat dan kekompakan sangat penting. Jika tidak kompak, tim bisa kalah," tegasnya.

Salah satu peserta, Siska Dwi Hermawati dari SMKN 1 Gempol, mengungkapkan rasa optimisnya untuk kompetisi kali ini. Meskipun timnya hanya memiliki persiapan satu minggu, mereka melakukan latihan setiap hari setelah pulang sekolah.

"Persiapannya cuma seminggu. Tapi kami berlatih setiap hari sepulang sekolah dari jam 3 sore sampai selesai," ujar Siska.

Dengan semangat yang tinggi, lomba ini diharapkan dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki semangat kebersamaan.