Pada tahun 1983, Jonny Clothier, seorang mahasiswa arsitektur di Universitas Bristol, harus meninggalkan flat mahasiswa yang ditinggalinya. Masalah muncul ketika seekor burung beo milik temannya merusak properti tersebut dan menyebabkan kerugian.
Karena kejadian itu, Jonny tidak dapat membayar uang sewa yang masih terutang sebesar £64,80. Akibatnya, Universitas Bristol melarangnya untuk menghadiri upacara wisuda. Ini terjadi karena ada aturan yang sudah tidak berlaku lagi, yang menyatakan bahwa mahasiswa dengan utang akomodasi tidak diizinkan untuk lulus. Meskipun mereka tetap resmi diakui mendapatkan gelar.
Sekarang, setelah hampir 40 tahun, pada usia 62 tahun, Jonny akhirnya dapat mengenakan topi wisuda dan merayakan kelulusan. Yang lebih menarik, ia lulus pada hari yang sama dengan putranya, Carter. “Ini pengalaman yang unik, tetapi hari itu sangat luar biasa,” ujar Carter saat berbagi kebahagiaannya merasa lulus bersama ayahnya.
Keberhasilan Jonny untuk lulus setelah bertahun-tahun penantian menjadi bukti bahwa tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan mimpi. Masyarakat kini menunggu kabar lebih lanjut mengenai nasib utang yang diderita Jonny selama bertahun-tahun tersebut.
