Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, baru-baru ini mengumumkan keadaan darurat setelah negara tersebut mengalami hujan deras yang mengakibatkan banjir besar di beberapa wilayah. Kejadian ini terjadi pada akhir pekan lalu dan mempengaruhi kota Sinuiju dan wilayah Uiju yang terletak di perbatasan dengan China.
Menurut laporan media negara, ribuan orang terjebak akibat banjir tersebut. Banyak dari mereka dilaporkan telah berhasil diselamatkan melalui operasi penerbangan. Namun, BBC tidak dapat memverifikasi informasi ini secara independen.
Bukti visual berupa foto-foto menunjukkan Kim Jong Un sedang berkeliling mengarungi banjir menggunakan mobil Lexus hitam. Analisis dari Gordon Kang, seorang ahli senior tentang Korea Utara di S. Rajaratnam School of International Studies, menyebut bahwa gambar-gambar tersebut adalah "gambar yang belum pernah terlihat sebelumnya".
“Kim Jong Un menunjukkan dirinya terjun langsung dan membuktikan bahwa negara mampu memberikan perhatian kepada warganya,” tambah Kang. Tindakan ini terbilang mencolok di tengah situasi darurat yang dihadapi negara tersebut, yang sering kali dilanda bencana alam.
Banjir merupakan masalah serius di Korea Utara, yang sering kali menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat dan infrastruktur. Dalam keadaan darurat seperti ini, respons pemerintah sangat diperhatikan oleh warga dan pengamat internasional.
