Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Tiga Pasangan Calon Wali Kota Batu Ikut Ikrar Pilkada Damai

Kota Batu, 24 September 2024 - Dalam rangka menciptakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang damai dan berintegritas, tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu mengadakan ikrar bersama. Acara berlangsung di Balaikota Among Tani dan bertujuan untuk menjaga Pilkada yang adil, jujur, serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tiga pasangan calon yang mengikuti ikrar ini adalah Nurochman-Heli Suyanto (nomor urut 1), Firhando Gumelar-Rudi (nomor urut 2), dan Kris Dayanti-Kresna Dewanata Prosakh (nomor urut 3). Mereka secara tegas menyatakan komitmen untuk menolak semua bentuk politisasi berdasarkan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), ujaran kebencian, penyebaran berita palsu atau hoax, kampanye hitam, serta praktik politik uang.

Dalam ikrar tersebut, mereka menyampaikan, “Kami pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu periode 2024 – 2029, siap berkomitmen, menolak segala bentuk politisasi SARA, ujaran kebencian, berita hoax, kampanye hitam, dan menolak segala bentuk politik uang serta mewujudkan Pilkada damai di Kota Batu Tahun 2024 dengan perundang-undangan yang berlaku. Pilkada jujur, rakyat makmur.”

Ikrar ini diharapkan akan menciptakan Pilkada yang bersih, damai, dan transparan. Hal ini penting supaya semua elemen masyarakat dapat berpartisipasi dengan nyaman tanpa tekanan atau intimidasi. Para calon juga berkomitmen untuk menjaga etika demokrasi demi keutuhan dan persatuan Kota Batu.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, juga memberikan tanggapannya. Ia mengungkapkan, walaupun ada kekhawatiran saat pengundian nomor urut pasangan calon, rasa persatuan dan keguyuban di Kota Batu masih tetap terjaga. "Pesta demokrasi ini kita wujudkan dengan kemeriahan, kita akan menyambut pemimpin Kota Batu lima tahun ke depan," ujarnya.

Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menekankan betapa pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan warga. "Kita keluarga besar, kita tidak boleh terpisahkan hanya karena Pilkada. Mudah-mudahan seluruh tim sukses dan masyarakat dapat mewujudkan Pilkada yang santun, damai, dan penuh kebersamaan," tutupnya.