Banjarmasin, Kalimantan Selatan - Sejumlah siswa di Sekolah Dasar Negeri Basirih 10 harus menggunakan halaman sekolah yang tergenang air dan berlumpur saat melaksanakan upacara bendera pada hari Senin, 29 Juli 2024. Walaupun dalam kondisi yang tidak ideal, siswa tetap melaksanakan upacara dengan penuh rasa hormat.
Upacara bendera adalah kegiatan rutin yang dilakukan di sekolah Indonesia untuk menghormati bendera Merah Putih dan juga sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air. Namun, di SD Negeri Basirih 10, situasi ini menjadi tantangan besar karena kondisi lingkungan sekitar sekolah yang kurang mendukung.
Pihak sekolah mengungkapkan bahwa mereka sudah melaporkan kondisi ini kepada pemerintah setempat, tetapi hingga saat ini, bantuan untuk pembangunan infrastruktur yang lebih baik masih minim. Infrastruktur berfungsi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk fasilitas sekolah yang memadai dan kondisi lingkungan yang bersih.
Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, terutama bagi siswa yang ingin belajar dalam suasana yang nyaman dan aman. Pihak sekolah berharap akan ada perhatian lebih dari pemerintah untuk memperbaiki dan merenovasi fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.
Dengan adanya peningkatan infrastruktur, diharapkan siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lebih lancar dan nyaman, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di daerah tersebut.
