Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kemeriahan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Coper

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Coper, Kecamatan Jetis, berlangsung meriah dan tidak pernah sepi dari antusiasme masyarakat. Acara ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun.

Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu adalah kegiatan berebut uang koin. Panitia, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat menyebarkan koin tersebut di area Masjid Al-Ishaq. Pada Senin, 16 September 2024, suasana semakin ramai ketika Kang Bupati Sugiri Sancoko ikut menyebarkan koin yang langsung diperebutkan oleh masyarakat, terutama anak-anak.

Selain kegiatan tebar koin, Kang Bupati Sugiri juga berpartisipasi dalam kenduri ambeng. Kenduri ambeng merupakan tradisi di mana setiap kepala keluarga membawa nasi ambeng untuk dibagikan dan dimakan bersama. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas di antara warga setempat.

Kang Bupati Sugiri Sancoko mengungkapkan rasa bangga atas komitmen masyarakat dalam melestarikan tradisi ini. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah cara yang tepat untuk mengingat sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Selain itu, juga penting untuk meneladani sikap Nabi Muhammad yang selalu berbagi dan menolong sesama.

“Ini penting untuk memberikan teladan baik kepada masyarakat bahwa muludan ini adalah bagaimana kita menghadirkan Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari. Caranya seperti yang dilakukan masyarakat Coper ini,” ungkapnya. Ia juga berharap, “Semoga berkah, sukses, masyarakat Coper diparingi rukun dan makmur.”

Damanhuri, Kepala Desa Coper, menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi di desa mereka digelar dengan berbagai kegiatan mulai tanggal 8 hingga 21 September 2024. Kesuksesan dan kemeriahan acara tersebut sangat bergantung pada peran serta bantuan masyarakat.

“Matursuwun masyarakat sedoyo yang sudah membantu apa saja sehingga peringatan Maulid ini lancar. Acara ini sudah hari keempat. Dimulai tanggal 8 sampai 21 September, kegiatan meliputi tahlil, ziarah, pengaosan, mauludan, serta akan ada karnaval dan lomba thek tur yang ditutup dengan pertunjukan ketoprak dan dangdut di balai desa,” terangnya.