Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Karang Taruna Sebagai Pilar Perubahan di Kota Pasuruan

Pasuruan - Plt. Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si, yang akrab disapa Mas Adi, menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai pilar sosial dan agen perubahan dalam masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan Pilar Sosial Kelembagaan Karang Taruna se-Kota Pasuruan di Aula Valencia pada Jumat, 20 September 2024.

Menurut Mas Adi, para pemuda merupakan motor penggerak yang mampu menghadirkan perubahan positif dalam pembangunan dan kesejahteraan lingkungan. "Para pemuda menjadi motor penggerak agent of change yang mampu membawa perubahan pembangunan dan membawa kesejahteraan bagi saudara-saudara dan lingkungan sekitar," ujarnya.

Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas diri para penggerak perubahan. "Saat ini, bangsa kita sedang menuju Indonesia Emas 2045 dan segera menghadapi bonus demografi. Tanpa bekal dan persiapan yang baik, maka pembangunan tidak akan tercapai," tambah Mas Adi. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi fondasi untuk mewujudkan visi Pasuruan sebagai Kota Madinah.

Mas Adi juga menjelaskan bahwa Karang Taruna, sebagai organisasi pemuda yang berfokus pada kemasyarakatan, memiliki peran penting dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial. "Anak-anak muda sebagai pilar terdepan diharapkan dapat meningkatkan kepekaan terhadap persoalan sosial serta membantu program Dinas Sosial dalam rangka kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan," imbuhnya.

Mas Adi mengajak pemuda Karang Taruna untuk tetap aktif dan meningkatkan produktivitas dalam kegiatan sosial. "Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan pola berpikir dan tindakan yang baik guna memperkuat kapasitas diri Karang Taruna," pesan Mas Adi.

Selain memberikan pembinaan, Plt. Walikota juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada 10 penerima manfaat. Bantuan tersebut termasuk alat bantu mobilitas seperti kursi roda, kaki palsu, dan tongkat ketiak, yang berasal dari APBD Kota Pasuruan. Selain itu, juga diserahkan bantuan alat terapi wicara, fisioterapi, dan terapi okupasi kepada 20 penerima manfaat dari Kementerian Sosial RI Tahun 2024.