Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

TP PKK Kota Batu Dukung Pemberdayaan Kuliner Melalui Akademi ABC Roadshow 2024

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batu mengadakan acara kolaborasi dengan PT. ABC Heinz pada program yang bertajuk AKADEMI ABC Roadshow 2024. Acara ini dilaksanakan di Pasar Induk Among Tani Kota Batu pada hari Sabtu, 21 September 2024. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dalam menciptakan sajian kuliner berkualitas di rumah, serta mendukung upaya peningkatan gizi keluarga, terutama untuk mencegah masalah kesehatan yang disebut stunting.

Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat akibat kekurangan gizi pada masa awal kehidupan. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada kesehatan jangka panjang anak.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Batu, Dwi Mardiana S, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada PT ABC Heinz atas inisiatif yang hadir dalam program ini. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan PT ABC Heinz. Ini adalah pertama kalinya PKK Kota Batu bermitra dengan mereka, dan kami berharap acara ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut,” ujar Dwi Mardiana.

Dia juga menekankan bahwa keterampilan memasak yang diperoleh melalui AKADEMI ABC adalah upaya untuk menjaga tradisi kuliner lokal serta memastikan makanan bergizi tersedia bagi keluarga. “Memasak bukan sekadar rutinitas, tapi bagian penting dalam menjaga kesejahteraan keluarga. Melalui acara ini, kami ingin mengajak ibu-ibu PKK se-Kota Batu dan masyarakat luas untuk lebih peduli pada gizi keluarga,” tambahnya.

Selama acara, terdapat juga lomba masak nasi goreng dan lomba mengulek sambal. Lomba ini melibatkan partisipasi dari masyarakat dan perwakilan hotel di Kota Batu, dengan total hadiah senilai jutaan rupiah yang diperebutkan. Dwi Mardiana berharap melalui lomba mengulek sambal, akan tercipta sambal khas Kota Batu yang suatu hari bisa menjadi produk ekspor. Ini adalah langkah penting untuk mempromosikan kuliner lokal ke tingkat yang lebih luas.