Lincoln Project, sebuah organisasi yang mendukung demokrasi, telah menghabiskan waktu selama lima tahun untuk memberikan peringatan kepada masyarakat Amerika mengenai bahaya yang mereka lihat jika Donald Trump terpilih kembali sebagai presiden. Pada pekan lalu, Trump membuat pernyataan kontroversial dengan mengatakan, "Saya benci Taylor Swift," yang memicu perhatian luas.
Iklan terbaru dari Lincoln Project, berjudul "Bad Blood", berdurasi satu menit dan tayang sebagai respon terhadap pernyataan Trump. Iklan tersebut menyoroti bahwa serangan Trump terhadap wanita sukses bukanlah hal yang baru. "Taylor Swift bukanlah wanita sukses pertama yang diserang Donald Trump. Dia hanya yang terbaru," demikian bunyi pernyataan dalam iklan tersebut.
Melalui iklan ini, Lincoln Project ingin mengingatkan masyarakat akan pola serangan yang dilakukan Trump terhadap perempuan yang berprestasi. Mereka menekankan bahwa tindakan ini berdampak tidak hanya pada individu yang diserang, tetapi juga menciptakan iklim ketidakadilan bagi banyak wanita di masyarakat.
Iklan "Bad Blood" diharapkan dapat menjadi pengingat dan peringatan bagi pemilih menjelang pemilihan mendatang. Dengan membangkitkan masalah ini, Lincoln Project berharap dapat mengedukasi pemilih muda untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan dampak dari kepemimpinan Trump.
