Dua atlet atletik asal Kabupaten Pasuruan, Arif Ibrahim dan Ekhwanudin, mencetak prestasi gemilang bagi Kontingen Jawa Timur dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024.
Keduanya adalah warga Kecamatan Pandaan. Arif Ibrahim meraih medali emas pada nomor estafet 4x400 meter putra, berkolaborasi dengan tiga atlet Jatim lainnya, yaitu Dewa Radika Sya, Moh Indra, dan Maulana Ismail. Mereka berhasil menyelesaikan lomba di Stadion Atletik Sumut, Sport Center Sumut, dengan waktu 3 menit 12.86 detik, mengalahkan tim asal Jawa Barat.
Saat dihubungi pada Kamis sore, Arif mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Ia mengatakan, “Alhamdulillah, kami menang mengalahkan Jawa Barat dengan catatan waktu 3 menit 12.86 detik. Syukur luar biasa pokoknya.”
Tidak hanya meraih medali emas, Arif juga menambah koleksinya dengan medali perunggu di nomor 4x400 meter mix, yang terdiri dari tim putra dan putri, bersama Maulana Ismail, Tarisha T. Putri, dan Faustina SF.A.
Sementara itu, Ekhwanudin juga berkontribusi pada kemenangan di nomor yang sama. Meskipun hanya berperan sebagai pelari cadangan, ia tetap berhak atas medali emas karena menjadi bagian dari tim juara. Arif menjelaskan bahwa dalam cabang olahraga atletik, hanya pelari utama yang menerima pengalungan medali. “Kalau di atletik ini, yang main cadangan tidak menerima pengalungan medali. Hanya yang pemain inti saja,” tambahnya.
Selain medali emas, Ekhwanudin ikut menambahkan medali perunggu dari nomor 800 meter dan juga dalam kategori estafet 4x400 meter mix. Ia berlari bersama Tarisha T. Putri, Maulana Ismail, dan Faustina SF.A.
Prestasi kedua atlet ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Pasuruan dan menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di tingkat nasional.
