Pada malam Senin, 16 September, rapper terkenal Sean Combs, yang lebih dikenal dengan nama panggung Diddy, ditangkap di New York. Penangkapan ini terjadi setelah dia diindikasikan oleh juri agung atas tuduhan yang belum diungkap secara resmi. Menurut laporan dari The New York Times dan beberapa media lainnya, Diddy ditahan oleh FBI di kantor lapangan mereka yang terletak di Manhattan.
Dalam setahun terakhir, Diddy menghadapi setidaknya delapan tuntutan hukum sipil yang menuduhnya melakukan penyalahgunaan seksual. Tuntutan hukum ini termasuk dari mantan pacarnya, Cassie Ventura, yang mengajukan gugatan yang menjadi pemicu kasus ini. Selain itu, baru-baru ini muncul video yang menunjukkan Diddy melakukan penyerangan terhadap Cassie.
Kasus terbaru muncul dari Dawn Richard, mantan anggota grup musik Danity Kane. Richard mengajukan keluhan di pengadilan federal Manhattan minggu lalu, menuduh bahwa Diddy "manipulasi" dirinya untuk percaya bahwa "penyalahgunaan dan eksploitasi adalah hal yang diperlukan bagi artis wanita untuk berhasil di industri musik." Dia juga menyatakan bahwa dia pernah menyaksikan Diddy melakukan penyalahgunaan terhadap Cassie di beberapa kesempatan, dan tuntutan hukum terbaru dari Cassie serta lainnya mendorongnya untuk berbicara.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari Rabu, pengacara Diddy, Erica Wolff, menyatakan bahwa kliennya merasa “terkejut dan kecewa” dengan tuduhan baru ini. Kasus ini menyoroti isu serius tentang penyalahgunaan dalam industri hiburan, terutama yang dialami oleh perempuan.
