Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Tulungagung Fashion Festival 2024: Merayakan Kreativitas Lokal

Pemerintah Kabupaten Tulungagung, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menggelar Tulungagung Fashion Festival 2024 pada hari Sabtu, 14 September 2024. Acara ini berlangsung di Gor Lembu Peteng mulai pukul 19.00 WIB dan diadakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

Puluhan peserta yang berasal dari kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta instansi vertikal turut berpartisipasi dalam festival ini. Mereka menampilkan karya-karya dalam tema "Eksotika Batik Tulungagung 2024". Hadir dalam acara tersebut Ibu Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tulungagung, Ny. Diana Puspitasari Heru Suseno, beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulungagung, Ny. Endang Tri Hariadi. Acara ini dibuka oleh Pj. Bupati Tulungagung, DR. Ir. Heru Suseno, M.T.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, menyampaikan bahwa festival ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di sektor fashion. "Acara ini diharapkan dapat mendorong para pelaku untuk menghasilkan produk berkualitas," ujarnya.

Menurut Bambang Ernawan, Kepala Dinas tersebut, festival ini juga menjadi ajang motivasi bagi para desainer untuk berinovasi dan bersaing di pasar global. Ia menambahkan, kegiatan ini berfungsi sebagai media promosi untuk menarik minat wisatawan mengunjungi Kabupaten Tulungagung, yang kaya akan produk ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Tulungagung, DR. Ir. Heru Suseno, M.T, mengapresiasi acara ini. Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk lebih menghargai produk lokal seperti batik, sibori, dan Ecoprint dari industri kecil dan menengah (IKM) Tulungagung.