Wahyu Anggoro Tamtomo, atlet finswimming asal Kabupaten Pasuruan, mengukir prestasi luar biasa dengan meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Kemenangan ini ditorehkan setelah sukses sebelumnya di nomor 50 meter surface putra.
Pada tanggal 13 September 2024, Wahyu menunjukkan kemampuan terbaiknya di nomor 50 meter apnea putra. Dengan catatan waktu 15,25 detik, ia berhasil mengalahkan tujuh pesaing dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Bali, dan DKI Jakarta. Wahyu yang berasal dari Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mencuri perhatian dengan penampilannya yang sangat percaya diri di Kolam Renang Tirta Raya, Kota Banda Aceh.
Pelatih selam Kabupaten Pasuruan, Mokhammad Riyad, menyatakan bahwa Wahyu memang menjadi andalan di nomor 50 meter. "Sebelum bertanding, saya sudah memprediksi bahwa medali emas akan diraih Wahyu karena prestasinya yang kuat di tingkat nasional," ungkapnya.
Selain Wahyu, atlet Kabupaten Pasuruan lainnya juga menambah koleksi medali untuk kontingen Jawa Timur. Tim estafet 4x100 meter bifin putri yang terdiri dari Nadia Kusumawardhani, Janis Rosalita Suprianto, Enny Susilawati, dan Josephine Christabe berhasil meraih medali perak dengan waktu 3 menit 23,84 detik. Janis sendiri sebelumnya meraih medali emas di nomor 50 meter surface dan 100 meter surface.
Di nomor estafet 4x100 meter putra, Firman Maulana dan Farid Ainun bersama rekan-rekan dari Jatim, yaitu Ach Fahrezi, Amirullah Al Farizi, dan Dylan Latangka juga menunjukkan performa baik dengan finish di posisi ketiga. Firman yang baru pertama kali mengikuti PON mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini dan bertekad untuk berlatih lebih keras demi meraih prestasi yang lebih baik di masa depan.
Kemenangan Wahyu dan rekan-rekannya menambah kebanggaan sekaligus pencapaian penting bagi kontingen Jawa Timur dalam ajang PON XXI ini. Dengan semangat dan usaha yang terus menerus, mereka siap untuk mengukir lebih banyak prestasi di tingkat nasional.
