Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Ponorogo Resmikan Eduwisata Museum Dawet Jabung untuk Kenalkan Kuliner Khas

Ponorogo, sebuah kota di Jawa Timur, Indonesia, memiliki banyak potensi wisata, termasuk wisata gastronomi. Salah satu kuliner khasnya adalah Dawet Jabung, yang tidak hanya menggugah selera tetapi juga menyimpan sejarah dan filosofi mendalam. Untuk lebih mengenalkan kuliner ini kepada masyarakat, Pemkab Ponorogo meresmikan Eduwisata Museum Dawet Jabung pada Senin, 10 September 2024.

Museum ini terletak di Jl. Majapahit, tepatnya di timur perempatan Jabung. Inisiatif pembangunannya berasal dari pemerintah Desa Jabung dan Tim PPK ORMAWA Himpunan Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO).

Rektor UMPO, Rido Kurnianto, menjelaskan bahwa tujuan dari hadirnya Museum Dawet Jabung adalah untuk memberikan pengetahuan tentang dawet jabung. Hal-hal yang akan dipelajari di museum ini mencakup sejarah pembuatan, bahan baku yang digunakan, serta alat-alat khas yang ada dari tiap era. "Dari aspek pengetahuan lewat museum dawet jabung, bagaimana sejarah dan perkembangannya. Bahan bahan baku dan cara membuatnya, cara menyajikan, sampai alat-alat yang dilegendakan," ungkap Rido.

Kang Bupati Sugiri Sancoko juga menyampaikan kenangan pribadinya terkait dawet jabung. Ia mengungkapkan bahwa saat kecil, ia sering bersepeda jauh hanya untuk menikmati kelezatan dawet jabung. "Saya kecil bersepeda ke sini hanya untuk makan dawet jabung. Dulu tidak sebanyak ini penjualnya, rasanya memang menggoda banget. Waktu saya kecil, sekitar tahun 1979, sampai saat ini belum berubah, ada manisnya, ada gempolnya, asin, tape, dan nangkanya," kata Sugiri.

Kedepannya, Kang Bupati Sugiri berharap dengan adanya Museum ini, nilai dan daya tarik dawet jabung akan semakin meningkat. "Kalau Jabung sudah menjadi andalan wisata, semakin banyak kunjungan akan ada ekonomi yang luar biasa," ujarnya optimis.

Dengan diperkenalkannya museum ini, diharapkan masyarakat dapat lebih menghargai keberagaman kuliner yang menjadi identitas budaya Ponorogo. Eduwisata ini bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi magnet wisata yang menarik banyak pengunjung.