Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Festival Tengah Sawah Tanjungrejo: Merayakan Panen dengan Kebersamaan

Konsistensi masyarakat Desa Tanjungrejo di Kecamatan Badegan dalam menggelar Festival Tengah Sawah selama lima tahun terakhir patut diapresiasi. Festival ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas hasil panen yang melimpah.

Pada Rabu, 4 September 2024, Festival Tengah Sawah kembali digelar dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Baik muda maupun tua tampak ikut merayakan festival ini, menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat.

Acara ini diawali dengan kirab budaya, di mana masyarakat membawa tumpeng besar yang berisi hasil bumi, serta beberapa tumpeng kecil, berkeliling desa. Setelah prosesi kirab selesai, tumpeng-tumpeng tersebut dikumpulkan di tengah sawah di Dukuh Genggong, di mana masyarakat melaksanakan doa bersama.

Suasana semakin meriah dan akrab saat Kang Bupati Sugiri Sancoko hadir di tengah masyarakat dan berpartisipasi dalam kenduri. Tema festival tahun ini adalah "Petani Gumregah Ponorogo Bungah", di mana Budi Cahyono, Ketua Panitia, berharap acara ini dapat membawa keberkahan dan menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Budi Cahyono menyatakan, "Ini sebuah visi masyarakat desa dengan manunggaling karso bangun desa kanti raharjo. Melalui petani yang bergerak, perekonomian akan berdampak menuju Tanjungrejo yang bermartabat, Ponorogo Hebat." Pernyataan ini menunjukkan harapan masyarakat untuk terus maju dan sejahtera.

Kang Bupati Sugiri juga mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat dan komitmen masyarakat Tanjungrejo. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan dan hasil panen yang diperoleh dapat membawa kemakmuran bagi warga setempat.

Dalam pernyataannya, Kang Bupati menjelaskan, "Sedekah bumi ini adalah syukur yang tertinggi dalam konteks pertanian. Kita ngolah sawah, kita syukuri bersama. Ke depan, semoga dari bumi akan muncul tanaman dan pangan yang dahsyat, membuat Tanjungrejo menjadi makmur." Harapan tersebut mencerminkan optimisme untuk masa depan desa yang lebih baik.