Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2024 telah berhasil disalurkan di Kabupaten Ponorogo. Penyaluran bantuan ini berlangsung pada awal bulan September, dengan penyaluran pertama dilakukan untuk 669 buruh pabrik rokok pada tanggal 2 September.
Setelah penyaluran untuk buruh pabrik rokok, BLT dilanjutkan kepada 5.280 buruh tani tembakau yang tersebar di 16 Kecamatan di Ponorogo. Proses penyaluran ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 September 2024.
Kang Bupati Sugiri Sancoko turut serta dalam aktivitas ini dengan berkeliling ke setiap titik penyaluran. Ia menyatakan bahwa bantuan tersebut diharapkan bermanfaat bagi penerima. "Kami berharap ini bermanfaat, teman-teman semakin bergairah untuk menanam tembakau dan memperbanyak pabrik biar produksi kita semakin bagus," katanya.
Menurut Kepala Dinas Sosial P3A Ponorogo, Supriadi, dari total 5.949 penerima BLT, terdapat penambahan 2.194 penerima dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000.
Supriadi menjelaskan bahwa penambahan jumlah penerima tidak terlepas dari bertambahnya luas lahan dan jumlah kelompok tani di Kota Reog. "Kelompok taninya juga bertambah sekarang jadi 127 kelompok tani. Kita syukuri dengan perluasan lahan ini, yang membuktikan bahwa tembakau membawa peningkatan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
