Meski Justin Timberlake baru-baru ini ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol (DUI) pada 18 Juni di Long Island, hal ini tidak berdampak signifikan terhadap penjualan tiket untuk tur "Forget Tomorrow World Tour"-nya.
Menurut data dari Billboard Boxscore, tur tersebut diperkirakan akan meraih lebih dari $250 juta dari 87 pertunjukan. Hal ini berarti setiap konser berhasil menghasilkan sekitar $2,8 juta sejauh ini. Pencapaian ini cukup mengesankan, terutama mengingat tur ini baru saja memulai fase Eropa.
DUI atau mengemudi di bawah pengaruh alkohol adalah pelanggaran hukum yang serius, di mana seseorang mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk. Penangkapan ini sering kali dapat merusak reputasi seorang selebriti, namun tampaknya tidak mempengaruhi popularitas Timberlake di industri musik.
Billboard, media yang mengawasi industri musik, mencatat bahwa meskipun situasi ini terjadi, kesuksesan penjualan tiket tetap berlanjut. Ini menunjukkan bahwa penggemar masih mendukung Timberlake dalam perjalanan musiknya.
