Pemerintah Kabupaten Ponorogo merayakan Hari Jadi ke-528 dengan tema "Serenade Langit Tembaga." Tema ini diambil dari keindahan suasana sore hari, ketika sinar matahari rendah di cakrawala memancarkan cahaya hangat dengan warna tembaga. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 24 Agustus 2023, di Jalan Alun-alun Utara Ponorogo.
Dalam perayaan ini, terdapat parade reog obyog yang melibatkan 50 grup Reog Obyog dari 21 kecamatan. Penampilan seni budaya ini mampu menarik perhatian ribuan warga Ponorogo. Mereka terlihat melingkar sambil menikmati keindahan pertunjukan yang diibaratkan sebagai "nyanyian langit tembaga."
Pertunjukan reog obyog menampilkan berbagai tarian, antara lain kibasan dadhak merak oleh para pembarong, tarian cantik yang dibawakan oleh jahtil, serta kelincahan penari bujangganong yang diiringi musik yang mengalun harmonis.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan bahwa reog merupakan kebanggaan dan jati diri masyarakat Ponorogo. Dia juga menekankan bahwa seni reog diharapkan mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) dunia dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan pentingnya kesenian tradisional dalam memperkuat identitas budaya daerah.
Bupati Sugiri mengucapkan terima kasih kepada para seniman dan masyarakat. Dia mengatakan, “Terima kasih atas perjuangannya selama ini mengantarkan reog Ponorogo sebentar lagi ditetapkan menjadi ICH UNESCO. Panjenengan semua lah yang sangat berjasa, saya hanya mengorkestrasi dari perjuangan banyak pihak.” Dengan demikian, semua pihak terkait diharapkan terus mendukung pelestarian seni reog yang menjadi warisan budaya Ponorogo.
