Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia tidak hanya dirayakan oleh orang dewasa, tetapi juga dimeriahkan oleh anak-anak di Ponorogo. Pada Sabtu (24/8/24), lebih dari 1.850 pelajar Playgroup dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Ponorogo, bersama orang tua mereka, mengikuti karnaval kemerdekaan yang berlangsung di Kawasan Kantor Kecamatan Ponorogo.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko. Dengan mengusung tema "Bhineka Tunggal Ika", para pelajar mengenakan pakaian adat serta aksesoris khas dari berbagai daerah di Indonesia. Ini adalah sebuah ungkapan keragaman budaya yang merupakan bagian dari jati diri bangsa Indonesia.
Karnaval ini diadakan untuk mengenalkan nilai-nilai kemerdekaan serta semangat juang para pahlawan kepada generasi muda. Mereka berjalan menuju titik finish di depan SMPN 1 Ponorogo di Jalan Hos Cokroaminoto. Aksi mereka menarik perhatian publik, yang melihat dengan antusias saat melintas di sekitar kota.
Nurul Chikmia, Ketua IGTKI Ponorogo, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mendidik anak-anak tentang makna kemerdekaan. "Semoga kita bisa memaknai dan mengaplikasikan kemerdekaan dengan merdeka yang sesungguhnya, terutama melalui merdeka belajar dan merdeka mengajar," ujarnya.
Senada dengan ide tersebut, Kang Bupati Sugiri menambahkan bahwa penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Beliau mengungkapkan, "Jika nilai-nilai dan karakter kebangsaan diajarkan sejak dini, maka akan tumbuh generasi penerus yang berjiwa Pancasila." Keduanya sepakat bahwa pengenalan nilai kemerdekaan dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan harus dilakukan sedari kecil, agar anak-anak bisa tumbuh menjadi cinta akan tanah air Indonesia.
