Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Pemerintah Kecamatan Sawoo menggelar acara Kirab Pusaka Boyong Keprabon pada Rabu, 21 Agustus 2024. Acara ini memiliki makna khusus, yaitu merayakan perpindahan kantor Kecamatan Sawoo yang terjadi pada tahun 2005.
Sebelumnya, Kantor Kecamatan Sawoo terletak di area Pasar Sawoo, namun saat ini berpindah ke lokasi baru yang lebih strategis, dekat Balai Desa Prayungan. Kirab Pusaka dimulai dengan memboyong tiga pusaka bersejarah. Setelah itu, ribuan warga dari berbagai kalangan mengikuti arak-arakan tersebut.
Peserta kirab terdiri dari pelajar, pemuda, ibu-ibu, bapak-bapak, pejabat pemerintah desa, serta berbagai organisasi masyarakat. Mereka kompak berjalan sambil mengenakan berbagai pakaian daerah dan pakaian unik lainnya. Tampak suasana yang ramai dan penuh semangat dalam perayaan ini.
Bupati Sugiri juga hadir dalam acara tersebut dan mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme warga Sawoo. Ia mengungkapkan, "Luar biasa, kreatif, keren, dan ramai. Ini mengingatkan kita bahwa, meskipun ada perpindahan lokasi kecamatan, peristiwa bersejarah tetap dapat diperingati dengan baik untuk membangun semangat kita bersama."
Selain itu, Bupati Sugiri berharap agar Kirab Pusaka di masa mendatang dapat menampilkan inovasi yang lebih variatif dan modern, tanpa menghilangkan unsur tradisional. Ia menyarankan agar kirab tahun depan diisi dengan informasi mengenai capaian dan perkembangan di masing-masing desa.
“Tahun 2005 Indonesia sudah merdeka dan sudah menuju modern. Mari kita menampilkan tradisional untuk mengenang peradaban, sambil mengarak pencapaian desa. Sebagai contoh, kita bisa menampilkan berkurangnya buta huruf di Desa Temon dan seberapa banyak stunting yang telah berkurang,” tambahnya.
Kirab Pusaka Boyong Keprabon tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan serta kemajuan daerah.
