Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Wakil Wali Kota Pasuruan Ajak Pelaku UMKM Melek Digital

Pasuruan, Kota Madinah - Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.TP., M.Si, yang akrab disapa Mas Adi, mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi digital. Hal ini disampaikan saat pelatihan digital marketing yang diadakan oleh CV. Adis Barokah pada Minggu, 25 Agustus 2024, di Gedung Harmonie.

Dalam pembukaan acara, Mas Adi menekankan pentingnya UMKM untuk melek digital, mengingat perkembangan teknologi komunikasi yang pesat saat ini. "Pemerintah Kota Pasuruan tentu mengapresiasi kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan UMKM. Survei membuktikan sektor UMKM ini mampu bertahan dalam situasi apapun, termasuk saat pandemi Covid-19," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pelaku UMKM untuk responsif terhadap perubahan dalam teknologi informasi. "Dengan memanfaatkan media sosial atau menjalin kerja sama dengan e-commerce, Anda semua dapat memperluas jangkauan promosi usaha," tambahnya.

Mas Adi menjelaskan bahwa kemitraan antara UMKM juga sangat penting dalam pengembangan bisnis. "Para pelaku UMKM harus terus berinovasi agar dapat memahami kebutuhan pasar," kata Mas Adi.

Selain itu, pemerintah kota juga menyediakan fasilitas pembiayaan melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan skema kredit lunak untuk pelaku UMKM. "Umumnya, masalah utama yang dihadapi para pelaku usaha adalah modal. Namun, dengan adanya program ini, saya harap dana tersebut digunakan untuk pengembangan usaha, bukan untuk kepentingan pribadi," jelasnya.

Di akhir acara, Mas Adi menyampaikan rasa terima kasih kepada CV. Adis Barokah yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. "Saya ucapkan terima kasih karena pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Kerja sama dan dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan," tutupnya.