Organisasi PBB untuk Bantuan dan Pekerjaan bagi Pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan bahwa mereka akan memulai program vaksinasi untuk anak-anak di Gaza pada akhir bulan ini. Langkah ini diambil setelah wilayah yang terjepit tersebut mencatatkan kasus polio pertamanya minggu lalu. Kasus ini mengakibatkan seorang bayi berusia 10 bulan mengalami kelumpuhan akibat penyakit tersebut.
Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, menyatakan pentingnya vaksinasi. Dalam sebuah cuitan di platform media sosial, ia mengatakan, "Tidak cukup hanya membawa vaksin ke Gaza dan menjaga rantai dingin. Agar berdampak, vaksin harus sampai ke mulut setiap anak di bawah usia 10 tahun."
Polio adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Vaksinasi sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini, terutama di kalangan anak-anak. Dengan upaya ini, UNRWA berharap dapat melindungi generasi muda Gaza dari dampak serius akibat polio.
Program vaksinasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit dan melindungi kesehatan anak-anak di Gaza, yang sudah menghadapi banyak tantangan akibat situasi yang terus berubah di wilayah tersebut.
