Partai Demokrat telah mengadopsi platform mereka menjelang pemilihan presiden yang akan berlangsung pada bulan November. Pengesahan ini dilakukan pada hari pertama Konvensi Nasional Demokrat yang diadakan di Chicago. Dokumen platform sebanyak 92 halaman ini mencakup berbagai isu penting, termasuk konflik di Timur Tengah.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah tidak adanya penyebutan mengenai embargo senjata ke Israel, meskipun ada demonstrasi oleh kelompok pro-Palestina yang meminta tindakan tersebut. Sebaliknya, platform ini menekankan bahwa "Memorandum Pemahaman 2016 adalah tidak dapat ditawar." Memorandum ini merupakan kesepakatan yang ditandatangani antara Israel dan AS di bawah mantan Presiden Barack Obama, yang memberikan bantuan militer sebesar $3,8 miliar setiap tahun kepada Israel hingga tahun 2028.
Platform ini juga mencantumkan dukungan kuat Presiden Biden terhadap Israel dalam perang di Gaza, termasuk pengiriman senjata dan memberikan perlindungan diplomatik kepada Israel di PBB saat ada pemungutan suara mengenai gencatan senjata dan pelanggaran hak asasi manusia.
Meskipun demikian, platform ini mencakup proposal gencatan senjata dari Biden yang dinyatakan dapat menciptakan kondisi untuk “masa depan yang lebih baik bagi rakyat Palestina.” Namun, ada satu tuntutan signifikan dari kalangan progresif yang tidak dimasukkan, yakni pengkondisian bantuan militer AS kepada Israel.
Dalam konteks yang lebih luas terkait Timur Tengah, platform Demokrat memuji Biden atas upayanya mencegah perang di Gaza agar tidak meluas ke konflik yang lebih besar di kawasan tersebut. Sejak 7 Oktober, beberapa negara di kawasan seperti Lebanon, Yordania, Iran, dan Irak telah mengalami dampak dari kekerasan yang meluas.
Fokus utama dalam platform ini terkait Timur Tengah adalah untuk lebih memajukan kesepakatan normalisasi yang ditandatangani oleh Israel dengan beberapa negara Arab di bawah pemerintahan Trump, namun tidak ada penyebutan mengenai peran Trump dalam mediasi kesepakatan tersebut.
Inilah berita penting yang akan memengaruhi pemilihan mendatang, terutama berkaitan dengan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
