Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Video Parodi Israel Memicu Kontroversi di Media Sosial

Pengguna media sosial baru-baru ini memberikan kritikan tajam terhadap akun resmi Israel di platform X setelah mereka memposting video parodi yang mempertanyakan apakah orang Israel adalah "kolonis kulit putih". Video ini diperankan oleh influencer media sosial, Zach Sage Fox, yang meminta pendapat orang-orang yang sedang berjemur di pantai Tel Aviv mengenai hubungan mereka dengan label tersebut.

Dalam video tersebut, para "peserta" yang mengatakan tidak setuju bahwa mereka adalah kolonis kulit putih akan menerima hadiah sebesar 100 shekel, atau sekitar $26,9. Video ini menargetkan untuk menantang argumen bahwa Israel adalah sebuah “negara kolonial pemukim”. Namun, justru video ini mendapatkan lebih dari 6 juta tontonan dalam waktu kurang dari dua hari setelah dipublikasikan, serta kritik yang signifikan dari ribuan akun media sosial lainnya.

Banyak pengguna media sosial mencatat bahwa meskipun mereka setuju bahwa tidak semua warga negara Israel adalah kolonis kulit putih, semua "peserta" dalam video tersebut berasal dari negara-negara di luar Palestina historis. Salah satu peserta yang diwawancarai mengidentifikasi dirinya sebagai seorang Yahudi India, sementara yang lainnya berasal dari Republik Dominika, Brasil, Kolombia, Maroko, Iran, dan Irak.

Seorang pengguna berkomentar, “Jadi, kamu hanya membuktikan bahwa meskipun mereka tidak berkulit putih, mereka tetap saja merupakan kolonis.” Selain itu, pengguna lain menambahkan, “Semua yang diwawancarai berasal dari tempat lain di dunia, berjemur di atas sisa-sisa orang Palestina.”

Kritik lainnya juga muncul dari pengguna yang menyebut, “Betapa bodoh dan putus asanya kamu??!! Mereka berkulit putih, coklat, dan dari berbagai macam orang yang terbrainwash yang tinggal di tanah yang DICURI setelah membunuh atau membersihkan populasi aslinya!!”

Beberapa orang juga merujuk kepada pekerjaan Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB, yang telah berulang kali mengadvokasi untuk penghentian “pendudukan kolonial” Israel dan apartheid. Menurut para ahli, kolonialisme adalah ketika satu kelompok orang menguasai kelompok lainnya dan mengeksploitasi sumber daya alam kelompok yang dijajah. Sementara itu, meskipun kolonialisme pemukim tidak memiliki definisi di bawah hukum humaniter internasional, itu digambarkan sebagai sistem yang menggantikan populasi yang ada dengan yang baru melalui pencurian tanah dan eksploitasi, yang memungkinkan melalui pendudukan, apartheid, akulturasi paksa, atau genosida.

Kritik dan reaksi terhadap video ini menunjukkan ketegangan yang terus berlanjut mengenai isu sekitar Israel dan Palestina, yang merupakan sebuah topik yang kompleks dan penuh emosi di kalangan masyarakat internasional.