Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Survei: 58 Persen Warga Inggris Dukung Penghentian Penjualan Senjata ke Israel

Sebuah survei baru yang dilakukan oleh YouGov menunjukkan bahwa 58 persen warga Inggris mendukung penghentian penjualan senjata ke Israel selama konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Hanya 18 persen responden yang menolak gagasan tersebut.

Dalam survei ini, terdapat 40 persen pemilih yang mengaku "sangat mendukung" penghentian penjualan senjata ke Israel. Sementara itu, 24 persen responden mengaku tidak tahu dan 18 persen lainnya menentang penghentian tersebut.

Sebuah laporan menyatakan bahwa seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Inggris telah mengundurkan diri karena ketidakpuasan terhadap penolakan pemerintah untuk melarang ekspor senjata ke Israel, yang dianggap melanggar hukum internasional. YouGov mengungkapkan hasil survei tersebut setelah adanya berita mengenai pengunduran diri tersebut.

Pejabat sipil Inggris, Mark Smith, mengundurkan diri mengekspresikan kekhawatirannya atas keterlibatan pemerintah dalam dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel di Gaza. Dalam surat pengunduran dirinya, Smith mengungkapkan bahwa ia sebelumnya adalah penulis utama penilaian mengenai legalitas penjualan senjata Inggris dalam Direktorat Timur Tengah dan Afrika Utara Kementerian Luar Negeri.

Pengunduran diri Mark Smith pertama kali dilaporkan oleh jurnalis terkenal Hind Hassan pada malam Jumat. Keputusan ini kemudian dikonfirmasi oleh Middle East Eye pada hari Sabtu melalui dua sumber yang terpercaya.

Sebelum mengundurkan diri, Smith bekerja sebagai pejabat kontra-terorisme di kedutaan Inggris di Dublin. Dalam suratnya, ia menekankan bahwa dirinya merupakan ahli dalam kebijakan penjualan senjata dan terlibat dalam proses penilaian lisensi ekspor senjata di daerah tersebut.