Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemerintah Skotlandia Hentikan Pertemuan dengan Duta Besar Israel

Pemerintah Skotlandia mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka tidak akan lagi mengadakan pertemuan dengan duta besar Israel. Keputusan ini diambil hingga "kemajuan nyata" dicapai dalam pembicaraan gencatan senjata terkait situasi di Gaza.

Pemerintah Skotlandia yang dipimpin oleh Partai Nasional Skotlandia (SNP) menghadapi kritik setelah terungkap bahwa Angus Robertson, Sekretaris Urusan Luar Negeri mereka, telah melakukan pertemuan dengan wakil duta besar Israel untuk Inggris. Pertemuan ini dianggap kontroversial karena di luar pembicaraan hanya mengenai gencatan senjata.

Robertson mengakui kesalahan dan meminta maaf karena pertemuan tersebut tidak "secara ketat dibatasi" untuk pembicaraan gencatan senjata. Ia juga menegaskan bahwa undangan lebih lanjut dari Israel akan ditolak kecuali ada kemajuan yang signifikan menuju perdamaian, pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza, dan kerjasama penuh dari Israel terkait kewajiban internasional dalam penyelidikan genosida dan kejahatan perang.

Pernyataan ini muncul setelah seorang anggota SNP diusir dari partai karena mengunggah pernyataan yang menyimpulkan bahwa jika Israel ingin melakukan genosida, mereka seharusnya membunuh sepuluh kali lebih banyak. John Mason, anggota legislatif SNP, menyatakan kepada Sky News, "Itu bukan niat saya untuk membuat orang tersakiti, tetapi saya tidak takut untuk menyampaikan hal-hal penting yang perlu diungkapkan." Dalam konteks ini, genosida adalah tindakan sistematis untuk menghancurkan suatu kelompok, baik secara fisik maupun melalui cara-cara lain.