Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Dua Astronaut NASA Terpaksa Naik Roket SpaceX Setelah Masalah Starliner

Dua astronaut NASA yang terjebak di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) setelah kapsul Starliner milik Boeing mengalami masalah, dijadwalkan akan kembali ke Bumi menggunakan SpaceX Crew Dragon pada Februari 2025, kata pejabat NASA pada hari Sabtu.

Astronaut yang terlibat, Butch Wilmore dan Suni Williams, adalah mantan pilot uji militer yang telah menghabiskan lebih dari 500 hari di luar angkasa. Keduanya awalnya melakukan perjalanan dengan Starliner pada awal Juni dalam misi percobaan yang seharusnya berlangsung selama delapan hari. Namun, perjalanan mereka kini telah berlangsung lebih dari delapan bulan.

Sistem propulsi Starliner mengalami beberapa masalah dalam 24 jam pertama penerbangan menuju ISS, yang menyebabkan kedua astronaut tersebut terjebak di luar angkasa. Meski terjebak, NASA mengonfirmasi bahwa keduanya dalam kondisi aman dan siap untuk tetap di luar angkasa lebih lama.

Selama waktu tambahan ini, Wilmore dan Williams akan melakukan eksperimen ilmiah bersama dengan tujuh astronaut lainnya yang berada di stasiun. Menariknya, misi harus terus dilakukan agar tujuan penelitian tetap tercapai.

Kapsul SpaceX direncanakan akan diluncurkan pada bulan September 2025 sebagai bagian dari misi rotasi astronaut rutin. Sebagai catatan, Starliner juga diharapkan untuk berpisah dari ISS tanpa awak pada bulan yang sama.

Pilihan NASA ini merupakan pukulan bagi Boeing, mitra lama dalam program luar angkasa AS, dan menambah kekhawatiran mengenai keselamatan dari berbagai masalah yang dihadapi perusahaan tersebut. Mark Nappi, kepala Starliner di Boeing, menyampaikan kepada karyawan dalam sebuah email, "Saya tahu ini bukan keputusan yang kita harapkan, tetapi kami siap untuk melakukan tindakan yang diperlukan untuk mendukung keputusan NASA. Fokus kami tetap pada memastikan keselamatan kru dan pesawat luar angkasa."

Keselamatan dalam penerbangan luar angkasa adalah hal yang sangat penting. Masalah yang terjadi pada Starliner menunjukkan tantangan besar yang dihadapi NASA dan mitranya dalam menjalankan misi luar angkasa yang kompleks ini.

Foto kredit: dpa