Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peraturan Cairan di Bandara Kembali Diperketat

Mulai tanggal 1 September, bandara-bandara di Eropa, termasuk di Jerman, akan kembali menerapkan peraturan yang lebih ketat mengenai cairan dalam bagasi kabin. Para pelancong hanya diizinkan membawa cairan dalam wadah kecil yang tidak melebihi 100 mililiter. Selain itu, wadah-wadah tersebut harus disimpan dalam plastik transparan yang memiliki kapasitas maksimal satu liter.

Peraturan ini diberlakukan setelah adanya keraguan dari Uni Eropa mengenai keamanan pemindai bagasi canggih yang menggunakan teknologi Computer Tomography (CT). Teknologi ini mampu menghasilkan gambar tiga dimensi dari isi bagasi hanya dalam hitungan detik. Dengan adanya teknologi ini, seolah-olah peraturan mengenai cairan menjadi tidak relevan.

Peraturan untuk cairan ini sudah diterapkan sejak tahun 2006, namun sempat dilonggarkan di beberapa garis pemeriksaan di Jerman ketika menggunakan pemindai CT. Selama periode tersebut, pelancong bahkan diizinkan untuk membawa botol-botol cairan yang lebih besar di dalam bagasi kabin. Namun, dengan adanya keraguan terbaru mengenai daya aman teknologi tersebut, pembebasan ini diakhiri sampai ada kepastian lebih lanjut.

Dengan langkah ini, pihak kepolisian federal dan pengelola bandara Frankfurt, Fraport, berharap dapat meningkatkan keamanan bagi semua penumpang. Harapannya, aturan ini dapat menjaga keselamatan penerbangan dan memberikan rasa aman bagi semua yang melakukan perjalanan.