Pada tanggal 14 April 2023, pesawat luar angkasa bernama Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE) diluncurkan dari Pangkalan Antariksa Eropa di Guyana Prancis menggunakan roket Ariane 5. Misi ini bertujuan untuk menjelajahi tiga bulan besar Jupiter, yaitu Ganymede, Callisto, dan Europa. Bulan-bulan ini memiliki banyak misteri yang belum terpecahkan dan bisa memiliki kondisi yang mendukung kehidupan.
Selama perjalanan menuju Jupiter, JUICE tidak bergerak lurus. Pesawat ini memanfaatkan cara yang disebut "gravity assist," yaitu saat pesawat luar angkasa memanfaatkan kecepatan orbital planet untuk meningkatkan kecepatannya sendiri. Dengan cara ini, pesawat seolah-olah meminjam kecepatan planet yang dilaluinya. NASA menjelaskan bahwa proses ini mirip dengan permainan slingshot, yang meningkatkan energi pesawat tanpa menggunakan bahan bakar tambahan.
Baru-baru ini, pada malam tanggal 19 hingga 20 Agustus, dalam sebuah prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, JUICE berhasil melakukan flyby pertama di salah satu bulan Jupiter. Setelah itu, pesawat ini akan melakukan flyby berikutnya di Bumi untuk mendapatkan informasi lebih banyak sebelum akhirnya menuju ke target utamanya.
Misi JUICE merupakan langkah besar dalam eksplorasi luar angkasa. Penelitian yang dilakukan di bulan-bulan Jupiter diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi. Menariknya, bulan Eropa diketahui memiliki samudera di bawah permukaannya yang mungkin memiliki kondisi yang ideal untuk kehidupan.
