Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

PBNU Siap Investasi di Ibu Kota Nusantara Setelah Dapat Izin

Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengumumkan bahwa mereka akan melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur (Kaltim). Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, yang akrab dipanggil Gus Yahya, setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Gus Yahya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) yang diperlukan untuk kegiatan investasi tersebut. IUP adalah izin yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memberikan izin kepada perusahaan dalam menjalankan aktivitas pertambangan di suatu wilayah. Dengan adanya izin ini, PBNU siap untuk segera melaksanakan usaha pertambangan di lokasi yang telah ditentukan.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Presiden yang telah memberikan konsesi sampai dengan terbitnya IUP, sehingga kami sekarang siap untuk segera mengerjakan usaha pertambangan di lokasi yang sudah ditentukan,” ungkap Gus Yahya di hadapan awak media.

Investasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan Ibu Kota Nusantara, yang menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia. Hal ini juga menunjukkan komitmen PBNU dalam berkontribusi pada pembangunan nasional.