Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

TNI AU dan Angkatan Udara Kamboja Adakan Pertemuan Kerja Sama di Phnom Penh

Pada Rabu, 22 Agustus 2024, TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Kamboja mengadakan pertemuan yang disebut 3rd Air Working Group di Phnom Penh, Kamboja. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara kedua angkatan udara dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, latihan, dan program kunjungan.

Kedatangan delegasi TNI AU yang dipimpin oleh Wakil Asisten Operasi Kasau (Waasops Kasau) Marsma TNI M. Untung Suropati, S.E., disambut secara resmi oleh Mayjen Som Yom, Deputy Chief of Staff Angkatan Udara Kamboja. Ini menunjukkan semangat kerjasama antara kedua negara di kawasan ASEAN.

Pertemuan ini membahas berbagai kerjasama yang akan dilakukan di masa mendatang. Fokus pembicaraan termasuk program pendidikan dan pertukaran kunjungan yang direncanakan antara kedua angkatan udara. Diskusi ini juga mencakup peluang lain yang dapat meningkatkan profesionalisme personel dari kedua angkatan udara, yang sangat penting untuk hubungan bilateral di kawasan Asia Tenggara.

Delegasi TNI AU terdiri dari sejumlah perwira tinggi, termasuk Kolonel Adm Gusnadi, Kolonel Pnb Yose Ridha, Kolonel Pnb Andi Wijanarko, S.T., dan Letkol Pas Alpin Jonggi Lumban Tobing. Sementara itu, delegasi dari Angkatan Udara Kamboja dipimpin oleh Brigadir Jenderal Yem Bum Reth dan diisi oleh sejumlah perwira lainnya, seperti Kolonel Koem Narin dan Kolonel Som Sachak.

Kerja sama yang terjalin ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan daya saing kedua angkatan udara serta memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kamboja, terutama dalam konteks keamanan regional.

Sebagai penegasan, dalam acara ini terucap pernyataan bahwa "TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati," yang menunjukkan rasa saling menghargai dan persahabatan antara kedua negara.