Perusahaan pertambangan asal Kanada, Lucara, baru saja menemukan berlian mentah seberat 2.492 karat di salah satu tambangnya di Botswana. Berlian ini memiliki ukuran yang hampir sama dengan alpukat. Para ahli memperkirakan bahwa berlian ini mungkin merupakan berlian terbesar kedua yang pernah ditemukan di dunia.
Berlian yang memiliki berat 498,4 gram tersebut dideteksi menggunakan teknologi sinar-X. Meskipun Lucara belum memperkirakan nilai atau kualitas berlian ini, mereka menyebutnya sebagai "salah satu berlian mentah terbesar yang pernah ditemukan." Penemuan ini tentunya menarik perhatian banyak orang, terutama di industri pertambangan dan perhiasan.
Menurut pemerintah Botswana, berlian ini juga merupakan yang terbesar pernah ditemukan di wilayah mereka. Botswana dikenal sebagai salah satu produsen berlian terbesar di dunia, yang menjadi sumber pendapatan utama bagi negara tersebut. Berlian sering kali dianggap sebagai simbol kemewahan dan status sosial, memikat banyak orang dengan kilau dan keindahannya.
Untuk memberikan konteks, juta-jutaan tahun lampau, berlian terbentuk dalam kondisi tekanan dan suhu yang sangat tinggi di dalam bumi. Berlian dengan kualitas permata terbaik sangat dihargai di pasar internasional.
Sejarah berlian terbesar yang pernah ditemukan berlanjut dengan berlian Cullinan, seberat 3.106 karat, yang ditemukan di Afrika Selatan pada tahun 1905. Berlian tersebut dihadiahkan kepada Raja Edward VII dan kemudian dibagi menjadi beberapa permata, beberapa di antaranya kini menjadi bagian dari Permata Mahkota Kerajaan.
