Sea Life Sydney Aquarium baru saja mengumumkan berita duka mengenai Sphen, seorang pinguin yang terkenal karena mengasuh anak-anak sebagai bagian dari pasangan sejenis yang tidak biasa bersama rekannya, Magic. Sphen meninggal dunia saat hampir berusia 12 tahun, yang dianggap sebagai usia yang cukup panjang untuk seekor pinguin yang hidup di penangkaran.
Sphen dan Magic, pinguin jenis gentoo, telah menjadi pasangan yang tak terpisahkan selama bertahun-tahun. Menurut pihak akuarium, "Sphen dan Magic berbagi ikatan yang berbeda dari kebanyakan pasangan pinguin lainnya—mereka bahkan bisa ditemukan bersama di luar musim kawin, yang merupakan hal yang unik untuk pinguin gentoo."
Selama masa bersama, pasangan ini berhasil mengadopsi dan membesarkan dua anak pinguin bernama Sphengic dan Clancy, setelah mereka diberikan telur hidup dari pasangan pinguin lainnya untuk diinkubasi. Kisah cinta mereka dianggap sebagai simbol kesetaraan.
Cerita mereka juga telah ditampilkan dalam berbagai buku dan dokumenter tentang pasangan hewan sejenis, bahkan masuk dalam seri Netflix berjudul Atypical.
Kini, staf akuarium sedang berfokus membantu Magic untuk mengatasi kehilangan Sphen. Mereka membawanya untuk melihat rekannya yang telah meninggal, agar Magic dapat memahami bahwa Sphen tidak akan kembali. "Dia segera mulai bernyanyi, yang dengan indahnya dibalas oleh koloni," tambah pihak akuarium.
