Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Supermoon dan Blue Moon: Fenomena Langit yang Menakjubkan

Pada malam yang lalu, langit dipenuhi dengan pemandangan menakjubkan: sebuah Supermoon. Supermoon adalah istilah yang digunakan ketika bulan purnama muncul lebih besar dan lebih terang dari biasanya. Menurut NASA, fenomena ini terjadi ketika bulan berada pada jarak terdekat dari Bumi dalam orbit elipsnya, bersamaan dengan fase bulan purnama.

Pada malam itu, bulan berada sekitar 360.000 kilometer dari Bumi. Ini membuatnya tampak hingga 14 persen lebih besar dibandingkan ketika bulan berada pada posisi terjauh dari Bumi. Menariknya, saat bulan purnama berikutnya pada pertengahan September, jarak bulan hanya sekitar 357.000 kilometer.

Tidak hanya itu, bulan yang muncul juga merupakan Blue Moon, istilah yang menandakan adanya dua bulan purnama dalam satu bulan atau bulan purnama ketiga dalam satu musim yang memiliki empat bulan purnama. Namun, warna bulan tidak berubah menjadi biru. "Sebutannya mungkin membingungkan, tetapi istilah ini hanya mengacu pada frekuensi bulan purnama yang jarang," ungkap NASA. Biasanya, setiap musim terdiri dari tiga bulan, dan jika ada bulan purnama keempat, maka terjadilah Blue Moon. Hanya enam persen dari semua bulan purnama yang merupakan Blue Moon, yang membuatnya sangat langka.

Istilah bahasa Inggris "once in a blue moon" muncul dari keunikan fenomena ini, yang berarti "sangat jarang terjadi". Di banyak tempat, bulan yang besar dan cerah masih bisa dilihat di langit malam hari ini, menambah keindahan malam bagi banyak orang.