Pada hari Minggu, mantan Presiden Donald Trump memposting gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) di akun Truth Social-nya. Gambar tersebut menyarankan bahwa para penggemar Taylor Swift, yang dikenal sebagai "Swifties", mendukung kampanye Trump.
Dalam postingan tersebut, Trump membagikan tangkapan layar dari dua akun di X yang memiliki kecenderungan politik kanan. Tangkapan layar itu menunjukkan beberapa foto yang dihasilkan oleh AI, menampilkan wanita-wanita yang mengenakan kaos dengan slogan "Swifties For Trump". Di antara gambar-gambar tersebut, terdapat juga satu foto nyata seorang wanita yang mengenakan kaos serupa.
Selain itu, Trump menyertakan poster yang juga dihasilkan oleh AI. Dalam poster tersebut, Taylor Swift digambarkan mengenakan kostum Uncle Sam dan tampak sedang mendorong penggemarnya untuk memberikan suara bagi Trump. Dalam postingannya, Trump menambahkan kalimat singkat, "I accept," menunjukkan bahwa dia menerima dukungan tersebut.
Penggunaan gambar-gambar yang dihasilkan oleh AI dalam konteks kampanye politik bisa menjadi hal yang kontroversial. Teknologi AI dapat menciptakan gambar yang terlihat sangat realistis, sehingga sering kali sulit untuk membedakan yang asli dari yang palsu. Kasus ini menyoroti bagaimana media sosial dapat digunakan untuk mempengaruhi opini publik.
