Boeing, perusahaan kedirgantaraan asal Amerika Serikat, telah mengumumkan bahwa mereka menangguhkan uji terbang pesawat jet berbadan lebar 777X. Keputusan ini diambil setelah mereka menemukan kegagalan pada salah satu komponen yang menghubungkan mesin pesawat dengan bodi pesawat. Masalah ini diidentifikasi saat perawatan terjadwal yang dilakukan oleh tim Boeing.
"Selama perawatan terjadwal, kami mengidentifikasi komponen yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya," kata Boeing dalam pernyataan resmi mereka, yang dilansir dari AFP pada Rabu, 21 Agustus 2024. Dalam upaya untuk menjaga keselamatan, tim Boeing segera mengganti komponen yang bermasalah tersebut dan melakukan analisis untuk memahami lebih dalam mengenai kegagalan ini.
Boeing berkomitmen untuk melanjutkan uji terbang pesawat 777X setelah mereka yakin bahwa semua komponen berfungsi dengan baik. Pesawat 777X merupakan salah satu produk terbaru Boeing dengan desain canggih dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan model sebelumnya.
Perusahaan ini sebelumnya juga mengalami beberapa masalah terkait keselamatan dan kualitas produk dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu insiden yang memperoleh perhatian adalah kejadian pada awal tahun 2024, di mana bagian dari pesawat 737 MAX milik Alaska Airlines terlepas saat penerbangan, yang menyebabkan meningkatnya perhatian terhadap aspek keselamatan pesawat Boeing.
Boeing berharap bisa segera menyelesaikan masalah ini sehingga uji terbang pesawat 777X dapat dilanjutkan secepatnya.
