Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan pernyataan penting tentang penyebaran penyakit cacar monyet, yang juga dikenal dengan nama mpox. Penyakit ini telah menjadi perhatian di beberapa negara, terutama Republik Demokratik Kongo (DRC), di mana kasus kematian telah mencapai 450 orang dalam beberapa bulan terakhir.
Direktur Regional Eropa WHO, Dr. Hans Kluge, menegaskan bahwa para ahli sudah mengetahui cara mengendalikan penyebaran penyakit ini. Ia menyebutkan bahwa "mpox bukanlah Covid yang baru." Klaim ini menunjukkan bahwa meskipun mpox serius, risiko terhadap masyarakat umum jauh lebih rendah dibandingkan pandemi Covid-19 yang melanda dunia beberapa tahun yang lalu.
Wabah mpox saat ini disebabkan oleh varian Clade Ib, yang dikenal lebih cepat menyebar dibandingkan tipe Clade II. Tipe Clade II sendiri memicu wabah yang terjadi pada tahun 2022. Dengan informasi ini, pihak WHO menyatakan bahwa tidak diperlukan langkah-langkah ekstrem seperti lockdown untuk mencegah penyebaran mpox.
Ini adalah langkah positif untuk menanggapi masalah kesehatan masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang penyakit ini, diharapkan langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan tanpa menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.
