Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan rapat perdana dengan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadang Hindayana, di Istana Negara Jakarta pada Selasa, 20 Agustus 2024. Pertemuan ini adalah yang pertama bagi Dadang setelah dilantik sebagai kepala badan tersebut.
Dalam rapat tersebut, mereka membahas tentang program makanan bergizi gratis. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan anak sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dadang Hindayana menjelaskan, "Ini adalah pertemuan pertama saya setelah dilantik dengan Presiden Jokowi. Kami mendapatkan arahan terkait hal yang harus dilakukan." Ia juga menambahkan pentingnya menjaga agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang sesuai.
Dalam arahan yang diberikan, Presiden Jokowi meminta agar makanan bergizi tidak hanya diberikan kepada anak sekolah, tetapi juga memperhatikan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Salah satu contoh yang disebutkan adalah sosialisasi mengenai manfaat dari konsumsi daun kelor, yang dikenal kaya akan gizi.
Program ini bertujuan untuk memberikan makanan bergizi kepada 82,9 juta orang di Indonesia, yang mencakup berbagai kelompok usia dan status kesehatan.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung kesehatan anak-anak sejak dini.
