PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sedang bersiap untuk menyelesaikan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau yang biasa disebut private placement. Rencana ini ditargetkan dapat rampung pada akhir bulan ini.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, atau lebih dikenal dengan nama Aguan, menyampaikan bahwa perusahaan mengusulkan dua seri untuk private placement ini. Dengan target penggalangan dana sebesar Rp6,5 triliun, dana yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk memperluas bisnis PANI.
"Dana Rp6,5 triliun akan dipergunakan untuk ekspansi bisnis PANI," ujarnya dalam keterangan resmi yang dirilis pada Selasa, tanggal 20 Agustus 2024.
Aguan menekankan bahwa PANI berkomitmen untuk menjaga kepercayaan semua pemangku kepentingan. Selain itu, perusahaan akan melaksanakan strategi usaha yang telah direncanakan, baik untuk jangka menengah maupun panjang. Strategi ini telah dimulai sejak tahun 2022 dan melibatkan beberapa metode, termasuk rights issue dan private placement.
Melalui langkah ini, PANI berharap dapat terus tumbuh dan berkontribusi lebih besar dalam industri properti di Indonesia. Dengan penambahan modal yang signifikan, PANI berambisi untuk mengembangkan proyek-proyek baru dan meningkatkan layanan kepada masyarakat.
