Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Nilai Ekonomi Digital Dunia Diprediksi Mencapai Rp250 Triliun pada 2028

Forrester, sebuah perusahaan riset dan konsultasi terkemuka, mengumumkan bahwa nilai ekonomi digital di seluruh dunia diperkirakan akan mencapai USD16,5 triliun, setara dengan sekitar Rp250 ribu triliun, pada tahun 2028. Ini akan mencakup 17 persen dari produk domestik bruto (PDB) global, sebuah indikator penting mengenai ukuran ekonomi suatu negara. Untuk memberikan gambaran, PDB adalah total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode waktu tertentu.

Dalam laporan yang dirilis pada hari Senin, 19 Juni 2024, Forrester juga memprediksi bahwa ekonomi digital dunia akan mengalami pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 6,9 persen dari tahun 2023 hingga 2028. Pertumbuhan ini menunjukkan bagaimana sektor digital semakin mendominasi kegiatan ekonomi di berbagai negara.

Michael O'Grady, Analis Utama di Forrester, menjelaskan, "Forum Ekonomi Dunia memperkirakan bahwa lebih dari dua pertiga penciptaan nilai baru selama dekade berikutnya akan berasal dari platform yang terkait teknologi digital." Ini menunjukkan bahwa inovasi dalam teknologi digital sangat penting untuk menciptakan nilai baru di masa depan.

O'Grady menambahkan, "Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital, negara-negara harus fokus pada bisnis digital, layanan publik digital, ketersediaan keterampilan digital, pertumbuhan belanja penelitian dan pengembangan (R&D), dan investasi teknologi." Hal ini menunjukkan bahwa agar negara dapat berkembang dalam ekonomi digital, perlu adanya peningkatan dalam berbagai aspek tersebut.

Prediksi ini menjadi penting untuk dipahami oleh para pelaku bisnis, pemerintah, dan masyarakat umum, untuk bersiap menghadapi perkembangan yang pesat di bidang ekonomi digital dalam waktu dekat.