Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan tingkat nasional tahun 2024 kepada Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retni Lestari. Penghargaan ini diserahkan pada Selasa, 13 Agustus 2024, dalam acara Penghargaan Tenaga Medis dan Kader Berprestasi Tingkat Nasional di Jakarta.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, langsung menyampaikan penghargaan kepada drg Dyah Retni Lestari. Retno, sapaan akrabnya, meraih penghargaan dalam kategori inovasi tenaga medis dengan program SISTER PERI SI-PLUS. "Alhamdulillah, setelah kami diusulkan oleh Dinas Kesehatan untuk mewakili Kabupaten Pasuruan, kami terus mempersiapkan segala sesuatunya demi membawa nama daerah dan institusi," ujar Retno dalam pernyataannya.
SISTER PERI SI-PLUS adalah sistem terpadu pelayanan kesehatan bagi lansia yang berkolaborasi dengan Paguyuban Lansia serta Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian. Inovasi ini bertujuan untuk mempermudah aksesibilitas layanan kesehatan bagi orang lanjut usia (lansia) yang berusia 60 tahun ke atas.
Konsep SISTER PERI SI-PLUS berawal dari program sebelumnya, yaitu SISTER PERI yang diluncurkan pada 16 Juli 2020. Pada 1 Maret 2022, RSUD Grati mengembangkan program ini dengan menambahkan kebun lansia dan kolam ikan sebagai bagian dari layanan High Access Paguyuban Lansia. "Kebun Lansia ini bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, sedangkan budidaya ikan dilakukan bersama Dinas Perikanan," jelas Retno.
Menurutnya, dengan adanya SISTER PERI SI-PLUS, pelayanan bagi lansia menjadi lebih cepat, nyaman, dan berkualitas. "RSUD Grati kini seperti menjadi rumah kedua bagi semua anggota Paguyuban SISTER PERI," tambah Retno. Ia mengutip pendapat Pj Bupati Andriyanto yang mengatakan bahwa inovasi seharusnya bersifat berkelanjutan.
