Delegasi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) baru saja mengadakan Exercise Planning Conference (EPC) di Temasek Club, Singapura. Pertemuan tersebut diadakan pada hari Selasa, 20 Agustus 2024, dan dipimpin oleh Kolonel Pnb Agus Rohimat dari TNI AU serta SLTC Ng Teck Chye dari RSAF.
Dalam konferensi ini, para delegasi membahas secara mendetail rencana pelaksanaan Latihan Militer (Latma) Camar Indopura. Latihan ini akan melibatkan berbagai jenis pesawat, termasuk pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 TNI AU dan pesawat F50 MPA dari Skadron 121 RSAF. Latma Camar Indopura dijadwalkan berlangsung dari tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2024 di Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, yang terletak di Pontianak.
Latihan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kerja sama antara TNI AU dan RSAF. Diharapkan bahwa melalui latihan ini, kedua angkatan udara dapat membangun sinergi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di kawasan. Sinergi itu penting, terutama mengingat situasi keamanan yang tidak menentu di banyak negara saat ini.
Delegasi TNI AU yang hadir dalam konferensi ini termasuk Atase Pertahanan RI di Singapura, Kolonel Pnb Achmad Zailani, beserta beberapa perwira lainnya seperti Pabandya Siaplat Paban III Lat Sopsau, Letkol Pnb Fahrur Rozi, Kasiopslat Disops Lanud Supadio, Mayor Pnb Binggi Nobel, dan Lettu Pnb M. Zacky.
Inisiatif ini menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat hubungan pertahanan dan kawalan udara di kawasan, sesuai dengan motto TNI Angkatan Udara, “Jauh di Langit Dekat di Hati.”
Dengan adanya latihan ini, diharapkan kerjasama bilateral antara TNI AU dan RSAF dapat terus berkembang dan memberi dampak positif bagi keamanan wilayah.
