Pertumbuhan penduduk Selandia Baru mengalami stagnasi pada kuartal kedua tahun 2024. Menurut laporan yang disampaikan oleh Biro Statistik Selandia Baru, pertumbuhan populasi hanya mencapai 0,1 persen antara April hingga Juni 2024. Ini setara dengan sekitar 7.000 orang tambahan dari total 5,3 juta penduduk negara tersebut.
Meskipun Selandia Baru dikenal sebagai salah satu tempat paling diinginkan di dunia untuk tinggal dan bekerja, banyak warganya yang memilih untuk mencari peluang di luar negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, angka kedatangan warga baru tidak sebanding dengan jumlah orang yang meninggalkan negara tersebut. Selama tahun yang berakhir pada bulan Juni 2024, lebih dari 130.000 orang meninggalkan Selandia Baru, dengan sekitar 45.000 di antaranya menuju Australia.
Resesi yang berulang kali terjadi di Selandia Baru tampaknya menjadi salah satu faktor yang mendorong warga untuk mencari kesempatan kerja di negara lain. Ini menunjukkan bahwa meskipun Selandia Baru memiliki banyak keunggulan, seperti kualitas hidup yang baik dan pemandangan alam yang indah, keinginan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik masih menjadi prioritas bagi banyak orang.
Keputusan untuk pindah ke luar negeri ini menjadi perhatian bagi pemerintah dan masyarakat, karena dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan demografi di Selandia Baru dalam jangka panjang.
