Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemerintah AS Setujui Penjualan Alat Perang Baru untuk Israel

Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah menyetujui penjualan alat perang baru untuk Israel. Total nilai penjualan tersebut mencapai lebih dari $20 miliar. Keputusan ini diumumkan oleh Pentagon, yang merupakan departemen militer AS.

Pentagon menyatakan, "Amerika Serikat berkomitmen untuk menjaga keamanan Israel. Penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Israel dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap." Pernyataan ini menunjukkan dukungan AS terhadap Israel di tengah ketegangan yang terus berlangsung.

Dalam paket penjualan, Blinken telah menyetujui potensi penjualan jet tempur F-15 dan peralatan terkait dengan nilai hampir $19 miliar. Selain itu, penjualan juga mencakup amunisi tank yang diperkirakan bernilai sekitar $774 juta dan kendaraan militer sebesar $583 juta. Amunisi tank ini diharapkan bisa segera dikirimkan ke Israel.

Paket penjualan senjata ini merupakan bagian dari rangkaian kesepakatan yang lebih besar. Sebelumnya, Amerika Serikat juga telah menyetujui tambahan bantuan militer sebesar $14 miliar untuk Israel.

Pernyataan ini muncul di tengah kritik yang meningkat terhadap pemerintahan Biden. Banyak pihak mempertanyakan keputusan untuk tetap mengizinkan penjualan senjata ke Israel, terutama mengingat jumlah korban jiwa di Gaza yang mendekati lebih dari 40.000 jiwa, sebagian besar di antaranya adalah wanita dan anak-anak.

Sejak perang Israel melawan Gaza dimulai pada bulan Oktober tahun lalu, pasukan Israel telah menghancurkan banyak infrastruktur sipil di Gaza, termasuk sekolah, rumah sakit, masjid, dan tempat perlindungan yang dikelola oleh PBB.

Selama sepuluh bulan terakhir, pemerintahan Biden telah mentransfer senjata dan amunisi senilai ratusan juta dolar ke Israel. Keputusan ini menunjukkan peran aktif AS dalam konflik yang kompleks di kawasan tersebut.