JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pada Kamis, 15 Agustus 2024. Acara ini merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Bidang Nasional (Rakorbidnas) yang fokus pada masalah pangan dan pertanian di Indonesia.
Dalam diskusi ini, beberapa narasumber berpengalaman dihadirkan. Mereka antara lain Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dwi Andreas Santosa, Dr. Peter Tangka yang merupakan seorang petani dan pengusaha cabai, serta Agus Zamroni, seorang pengusaha mesin dan alat pertanian dari Kabupaten Madiun. Selain itu, juga ada Prof. Hendrawan Supratikno dan Antonius Supit.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa diskusi ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi yang dihasilkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuangan. Salah satu poin penting dalam rekomendasi tersebut adalah dorongan untuk mempercepat kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia.
Poin ke-11 dari rekomendasi Rakernas V menyatakan, “Partai mendorong Tiga Pilar Partai untuk mempercepat kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui Pokok-pokok Kebijakan Kedaulatan Pangan.” Ini merujuk pada kebijakan yang telah disepakati pada Rakernas IV Partai tahun 2023.
Dalam kesempatan ini, Hasto menekankan pentingnya membahas aspek-aspek strategis yang berkaitan dengan pengembangan kedaulatan pangan. Ia mengatakan, “Kami membahas aspek-aspek strategis bagaimana membangun kedaulatan pangan tetapi sekaligus mensejahterakan petani.”
Melalui diskusi ini, DPP PDI Perjuangan berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap permasalahan pangan dan pertanian, serta menjaga kesejahteraan petani dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian.
